15 Agustus 2020 - 08:39
Pompeo Bujuk Dirjen IAEA Tekan Iran

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo melanjutkan upayanya untuk menekan Iran di isu nuklir dan hari Jumat (14/8/2020) bertemu dengan Rafael Grossi, Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Menurut Kantor Berita ABNA, Grossi usai pertemuan tersebut di akun Twitternya tanpa mengisyaratkan keluarnya AS secara ilegal dari JCPOA dan tidak komitmennya Eropa terhadap kesepakatan internasional ini mengklaim, Iran sampai saat ini tidak mengijinkan IAEA mengakses dua situsnya.

Dirjen IAEA di cuitannya seraya menyebut pertemuannya dengan Pompeo cukup hangat, menyebut Amerika sebagai sekutu penting IAEA.

Menyusul keluarnya AS secara sepihak dan ilegal dari JCPOA pada 8 Mei 2018, Iran berusaha mempertahankan kesepakatan nuklir dengan syarat pihak seberang patuh terhadap komitmennya, namun sampai saat ini Eropa belum menunjukkan keberhasilannya secara praktis terkait komitmennya untuk mempertahankan JCPOA.

Di kondisi seperti ini, Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran pada 8 Mei 2019 bertepatan dengan setahun keluarnya AS dari JCPOA mengumumkan, Tehran secara bertahap akan menurunkan komitmennyat di JCPOA berdasarkan pasal 26 dan 36 kesepakatan ini sehingga tercapai keseimbangan antaran komitmen dan hak Iran.

Pemerintah Iran Ahad 5 Januari 2020 di statemennya mengumumkan langkah kelima dan terakhir penurunkan komitmennya di JCPOA.

Berdasarkan pasal 26 dan 36 JCPOA, jika pihak seberang tidak patuh terhadap komitmennya, Iran berhak menghentikan total atau sebagian komitmennya.

Iran menekankan, jika sanksi dicabut dan kepentingan Iran di JCPOA terjamin, maka Tehran siap untuk memulihkan seluruh komitmen JCPOAnya. (MF)

342/